Anda yakin ingin menghapus :


Tidak  Ya
Artikel Arena Karier

Bagaimana Menggapai Mimpi dan Meraih Cita-cita

08 Jun 2013
Kategori : Karier
Oleh : Indra

Harapan dan impian adalah mesin penggerak kemajuan peradaban manusia. Apa yang kita nikmati saat ini seperti kemajuan dibidang transportasi, perkembangan ekonomi, inovasi teknologi dan komunikasi merupakan hasil dari perwujudan impian para pendahulu kita. Mereka berhasil menggapai mimpi dan mewujudkan cita-cita yang mereka mimpikan dan manfaatnya bisa kita nikmati sampai sekarang.

Keberhasilan menggapai cita-cita tentunya berawal dari sebuah impian. Para pemimpi membayangkan dalam pikiran bebasnya tentang keadaan ideal dan sempurna tentang situasi di masa depan yang akan terwujud jika mereka berhasil menggapai impian mereka. Setelah itu mereka bertindak untuk menggapai cita-cita.

Bagaimana kita bisa menggapai impian dan meraih cita-cita, apa yang menjadi faktor penentu? Mimpi lahir dari keinginan sama seperti halnya cita-cita. Faktor kunci keberhasilan mencapai impian sangat ditentukan oleh seberapa besar keinginan kita. Jangan salahkan keadaan atau orang lain atas belum tercapainya impian kita. Ini mungkin terjadi karena kita tidak benar-benar memiliki keinginan yang kuat dan tidak tabah serta sabar menjalani pengorbanan yang dibutuhkan.

Tidak perduli seberapa besar atau kecilnya mimpi atau cita-cita Anda, semuanya ditentukan oleh faktor kuatnya  keinginan. Ingin menjadi pengusaha sukses, menjadi manajer perusahaan multinasional, mendirikan yayasan sosial, memiliki rumah idaman, membeli mobil baru, mendapat nilai yang bagus, berhenti merokok ataupun cita-cita lainnya. Semua mimpi akan tercapai kalau kita sungguh-sungguh menjalani apapun yang dibutuhkan.

Bagaimana cara menggapai cita-cita dan meraih mimpi?

1. Bayangkan keadaan yang sempurna tentang kondisi ideal yang kita inginkan di masa depan. Lihat, akan seperti apakah diri kita, pakaian apa yang akan kita pakai. Rasakan, sejuknya rumah idaman kita, getaran mobil baru kita, makanan enak yang kita makan. Dengar, apa yang ada disekitar kita, suara-suara burung, suara alunan musik. Cium, hirup aroma sekeliling, wewangian yang ada. Bayangkan dengan detail, rasakan kebahagiaannya, rasakan emosi Anda, biarkan diri Anda tersenyum membayangkannya.

2. Bayangkan keadaan sebaliknya. Keadaan yang sangat tidak ideal, situasi yang Anda benci, kondisi yang tidak ingin Anda alami. Jika Anda memimpikan tinggal dirumah impian, kali ini bayangkan diri Anda tinggal di sebuah gubuk kumuh pinggir kali yang bau dan sering banjir. Kalau Anda bercita-cita menjadi orang kaya, bayangkan diri Anda adalah seorang pengemis lapar yang selalu dijauhi orang kemanapun Anda mengulurkan tangan untuk memperoleh belas kasihan dari orang lain. Biarkan diri Anda larut dalam emosi kesedihan dan perasaan miris dalam membayangkan situasi tersebut.

3. Setelah tahu apa yang Anda sangat inginkan dan apa yang sangat tidak ingin Anda alami, mulailah untuk menuliskan impian yang ingin dicapai secara spesifik. Jangan hanya menulis ‘saya ingin kaya raya’, tetapi sebutkan jumlah uang yang Anda inginkan. Misalnya ‘saya ingin memiliki uang satu miliar rupiah’. Kalau anda ingin memiliki rumah impian, sebutkan luasnya, jumlah kamar, warna dindingnya, model bangunannya, lokasi, dll. Semakin detail impian dan cita-cita Anda, akan semakin bagus.

4. Buat rencana tindakan untuk mencapai cita-cita. Anda perlu menyusun dengan tepat langkah-langkah yang akan Anda tempuh untuk mencapai mimpi Anda. Apabila mimpi yang ingin Anda capai terlalu jauh untuk diraih, Anda dapat membagi rencana Anda menjadi beberapa tahap.

5. Tetapkan deadline, sebagai contoh, bila Anda sudah memberikan deskripsi rumah impian, Anda juga harus menentukan kapan rumah itu akan Anda miliki, jangan hanya menulis ‘dalam jangka 4 tahun’, tapi tuliskan tanggal, bulan, tahun secara spesifik. Deadline akan memacu Anda untuk lebih rajin dan aktif mencari cara untuk mencapai cita-cita Anda.

6. Menyatakan diri untuk siap berkorban atau membayar konsekuensi untuk menggapai mimpi. Konsekuensi dan pengorbanan ini bisa dalam hal waktu, tenaga, pikiran bahkan perasaan. Tuliskan secara spesifik hal yang akan Anda bayarkan sebagai ganti mimpi Anda. Misalnya, mengurangi waktu tidur, memperbanyak lembur, meluangkan waktu untuk belajar dan mencari peluang bisnis, hidup hemat, menghadapi rasa malu, dll.

7. Tuliskan langkah 3 s/d 6 dalam sebuah kalimat yang bisa Anda lihat setiap hari. Anda harus membacanya minimal setelah Anda bangun dan sebelum Anda tidur sambil membayangkan sama seperti langkah ke 1. Impian Anda harus benar-benar masuk ke alam bawah sadar dan tertanam kuat dalam alam bawah sadar Anda. Pada saat yang bersamaan, dengan sendirinya seluruh kegiatan dan aktivitas Anda akan tertuju pada impian Anda. Segala sesuatunya akan berjalan lebih mudah dan terlihat seperti kebetulan seakan dewi fortuna sedang berada disamping kita. Jangan menyerah dan patah semangat, supaya langkah yang sudah Anda lakukan sampai tahap ke 7 tidak menjadi sia-sia.

Setelah berhasil menggapai impian, lanjutkanlah dengan mencita-citakan mimpi yang baru. Ingat, impian tidak harus merupakan hal yang besar dan sulit dicapai. Cobalah buat impian untuk hal yang kecil. Berlibur ke Bali dalam 6 bulan kedepan misalnya. Apapun cita-cita Anda, semoga cara bagaimana menggapai mimpi diatas dapat membantu Anda untuk mewujudkannya.

Artikel Terkait